Komunitas Pencinta Batik Kreatif dan Kompeten

Akademi UMKM – Indonesia memiliki begitu banyak warisan kekayaan seni budaya dan sumber daya alam yang berpotensi menyejahterakan bangsa apabila dapat dikembangkan dengan baik. Salah satu diantaranya adalah batik yang telah diakui oleh dunia, melalui badan dunia PBB, UNESCO, batik Indonesia mendapat Pengakuan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-bendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Hal ini juga dikuatkan melalui Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009, pemerintah pun menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional.  

Batik Indonesia

Batik yang telah melalui perjalanan beratus tahun, hingga hari ini masih menunjukkan eksistensinya dan semakin mendunia. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk senantiasa melestarikan dan mengembangkannya.  Ditangan generasi mudalah batik akan terus dilestarikan dan dikembangkan. Melalui berbagai programnya, Komunitas Pencinta Batik Kreatif dan Kompeten ingin mengambil bagian dan melakukan aksi nyata mendorong generasi muda Indonesia untuk melestarikan dan mengembangkan batik bagi generasi selanjutnya

Batik merupakan warisan budaya leluhur yang telah melewati lintasan waktu berabad-abad lamanya dan telah menjadi ciri khas seni budaya Indonesia. Batik telah diakui oleh dunia melalui badan dunia PBB bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan budaya, UNESCO. Masyarakat perlu digerakkan dan dimotivasi untuk senantiasa melestarikan dan mengembangkan batik. Generasi muda membutuhkan inisiasi agar mampu melestarikan dan mengembangkan batik agar memberikan nilai ekonomis dan semakin mendunia.

Batik dan Generasi Muda

Era sekarang  banyak generasi muda yang salah dalam memahami Batik. Mereka hanya melihat semua kain/busana bermotif batik sudah dianggapnya Batik yg sebenarnya. Mereka tertarik akan batik masih berdasarkan suka akan warna atau motif bahkan hanya karena harga.

Nah agar generasi kini dapat mengetahui dan memahami secara tepat tentang batik maka perlu dibuat suatu program kegiatan yang menarik bagi kalangan generasi sekarang dan dengan menggunakan cara dan pendekatan yang dilakukan oleh generasinya.

Pendekatan melalui program yang kami buat salah satunya adalah edukasi batik yaitu “mengindahkan” proses pembuatan batik. “Image” batik di mata generasi muda masih banyak sekali yang mengatakan tidak mau pakai batik atau malu pakai batik karena batik itu tua, batik itu hanya warna coklat, batik itu hanya dipakai ke acara undangan dan lain sebagainya. Melalui program ini kami ingin memperkenalkan batik tentunya dengan edukasi proses batik yang baik dan benar agar anggapan tentang batik itu berubah menjadi suatu daya tarik tersendiri oleh kaum muda saat ini.

Program yang dibuat ini bertujuan mengenalkan Batik kepada generasi muda melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi Proses Pembuatan Batik. Diharapkan dengan Program ini generasi muda akan menjadi melek batik karena dikenalkan sejak dini serta dikenalkan secara benar mengenai semua hal tentang Batik, baik Sejarah, Filosofi serta Proses Pembuatan Batik dan tentu saja bagaimana Membangun Usaha Batik.

KitaBatik

Komunitas Pencinta Batik Kreatif dan Kompeten sebagai Komunitas yang melakukan kegiatan Edukasi Batik baik secara langsung ataupun melalui Media Sosial di perangkat elektronik dan handphone, mempunyai program-program yang menarik bagi generasi muda agar Pelestarian dan Pengembangan Batik terus berlanjut.

Dalam rangka lebih mendekati diri kepada generasi muda maka selain yang sudah dilakukan selama ini, maka kita membuat berbagai program kekinian menyangkut aktivitas generasi sekarang dan dikaitkan dengan Batik. Program ini kami sebut dengan Menyongsong Generasi Melek Batik dan Membangun Bisnis Batik di Kalangan Generasi Muda.

Generasi Muda menjadi bagian dari Program Melek Batik yang selalu digaungkan di Kafe, Kampus dan Komunitas/Kampung seperti yang telah dijalankan oleh Anggota KitaBatiK:

  1. Rumah Batik Palbatu Jakarta
  2. Rumah Batik Ciracas Jakarta
  3. Sanggar Batik Kembang Mayang Tangerang
  4. Batik Reenah Malkia Tangerang
  5. Batik Yuliati Warno Pati
  6. Batik Pamekasan
  7. Ning.ethanbatik Jember
  8. Batik Benayu Lasem
  9. Ceta Bacorak Cantini Sinjunjung Sumatra Barat
  10. Batik Kere Magelang
  11. Batik Tuli

Serta anggota KitaBatiK di kota-kota lainnya di Indonesia yang akan segera bergabung.

Kitabatik dengan program Menyongsong Generasi Muda Melek Batik mengusung kegiatan Batik 7 K : Batik ke Kafe, Batik ke Kampus, Batik ke Komunitas, Batik ke Kampung, Batik ke Kantor, Batik ke Resepsi Kawinan, Batik ke Kebon. Selain itu juga diadakan Program Magang Mahasiswa dan Bea Siswa Batik Tuli.

KitaBatiK di deklarasikan tanggal 29 Juni 2019 di Cafe D82 Bintaro


Oleh : BUDI DARMAWAN | HUMAS Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI) | ASESOR Lembaga Sertifikasi Profesi Batik Semarang | CEO PT Indo Prima Kompeten | FOUNDER Kampoeng Batik Palbatu and OWNER Rumah Batik Palbatu| FOUNDER Kampoeng Batik Kembang Mayang and Bussiness Development Sanggar Batik Kembang Mayang| Email : iwanbdar@gmail.com

Hp. 0811 19 17 35 – 0819 98 82 1964 – 0816 913 475
Lokasi : Jalan Palbatu IV No 17 Menteng Dalam Tebet Jakarta Selatan.

>>> Silahkan Share artikel diatas, dengan mengklik aplikasi di bawah ini ::

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *